Review Ardiles Coventry 2.0: Alternatif NB Paling Worth It 2026

Pasar sneakers lokal kembali dihebohkan dengan kehadiran Ardiles Coventry 2.0. Banyak orang menyebutnya sebagai “New Balance rasa lokal” karena siluetnya yang sangat menarik dan terlihat mahal. Namun, apakah sepatu seharga di bawah 500 ribu ini benar-benar berkualitas secara teknis? Oleh karena itu, artikel review Ardiles Coventry 2.0 ini akan membedah tuntas hasil uji laboratorium mulai dari material hingga kenyamanan pemakaian.

1. Material Upper: Visual Mahal dengan Harga Terjangkau

Poin pertama yang menarik perhatian dalam review Ardiles Coventry 2.0 adalah penggunaan kombinasi mesh dan suede sintetis. Meskipun menggunakan bahan sintetis, tampilan suede-nya terlihat jauh lebih mahal dari harga aslinya.

Ternyata, dalam uji disabilities Dremel, material mesh sepatu ini memang tidak terlalu kuat di lapisan luar. Akan tetapi, Ardiles menyematkan lapisan lining dalam yang sangat tangguh sehingga tidak tembus sampai ke kaki. Selain itu, detail tarikan garis desainnya sangat rapi dan logonya menyatu secara natural tanpa terlihat dipaksakan.

2. Outsole: Ketahanan Abrasi Setara Brand Global

Tampak Samping Sepatu Lokal Ardiles Coventry 2.0

Kejutan terbesar dalam review Ardiles Coventry 2.0 muncul saat dilakukan bedah pada bagian outsole. Ternyata, material karet (rubber) yang digunakan sangat tebal dan berkualitas tinggi.

Berdasarkan hasil uji abrasi, ketahanan sol Coventry 2.0 ini berada di level yang sama dengan brand internasional ternama seperti Continental dan Vibram. Meskipun hal ini membuat bobot sepatu sedikit lebih berat (sekitar 358 gram), disabilities yang ditawarkan sangat luar biasa untuk penggunaan jangka panjang di berbagai medan.

3. Kenyamanan dan Masalah “Break-In”

Berbicara soal kenyamanan, hasil review Ardiles Coventry 2.0 memberikan skor 7,25/10. Banyak pengguna awal mengeluhkan bagian lidah (tongue) dan kerah (collar) yang terasa kaku atau keras.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena sepatu ini hanya membutuhkan waktu untuk proses break-in. Setelah digunakan beberapa kali atau menempuh sekitar 7.000 langkah, material sintetisnya akan melunak dan mengikuti bentuk kaki. Selain itu, fitur rocker pada solnya membuat transisi langkah terasa sangat halus dan ringan saat digunakan berjalan jauh.

4. Solusi untuk Kaki Lebar

Kabar baik bagi Anda yang memiliki kaki lebar! Ardiles akhirnya keluar dari pakem sepatu sempit. Ternyata, Coventry 2.0 memiliki toe box yang sangat lega (mencapai 107,6 mm pada size 45). Jadi, bagi Anda yang sering kesulitan mencari ukuran yang pas, sepatu ini adalah penyelamat. Ditambah lagi, material mesh-nya bersifat elastis sehingga punggung kaki yang tinggi pun tetap bisa terakomodasi dengan baik.

Selain itu, jika Anda masih merasa ragu apakah sepatu ini sesuai dengan gaya hidup Anda, sangat disarankan untuk melihat perbandingannya dengan merk lain. Sebab, industri sepatu dalam negeri saat ini sedang dalam masa keemasan dengan banyaknya pilihan model yang tidak kalah saing.

Jangan lewatkan panduan lengkap kami:

👉 Baca Juga: 10 Rekomendasi Sneakers Lokal Awal 2026: Pilihan Paling Empuk dan Tangguh. Dalam artikel tersebut, kami merangkum berbagai merk mulai dari Fly Racer, Unerd, hingga Weidenmann yang sudah lulus uji jalan sejauh 33 KM!


Kesimpulan Review Ardiles Coventry 2.0

Secara keseluruhan, Coventry 2.0 adalah produk yang sudah sangat matang dari Ardiles. Meskipun ada sedikit kekurangan pada kekakuan awal material, kualitas konstruksi dan ketahanan solnya benar-benar di atas rata-rata sepatu lokal lainnya.

Dapatkan Ardiles Coventry 2.0 Original di Sini: 👉 Shopee Official Store | Tokopedia Official Store

Daftar Referensi:

Leave a Reply